5 Ciri Kepribadian Orang SUKSES

Pernahkan Anda berpikir mengapa ada orang yang sukses namun ada yang belum sukses meskipun orang tersebut sama-sama telah bekerja keras?

Atau pernahkah Anda merasakan bahwa apa yang Anda miliki saat ini masih belum cukup? Ada kekosongan yang Anda rasakan. Anda belum merasakan apa yang orang sebut sebagai kesuksesan!

Nah, mari kita simak ciri-ciri kepribadian orang sukses seperti dikutip dari http://global.liputan6.com.

1. Bersemangat (Passionate)

Para pemimpin yang sukses berdedikasi kepada keahlian mereka dan giat secara aktif menuju tujuan-tujuan mereka, entah itu berupa deadline, pengukuran (benchmark), atau menangani proyek di luar pekerjaan.

Mengenai pekerjaan, mereka tidak memiliki cara pikir yang sempit yaitu yang sekedar melakukan tugas yang diminta dan kemudian pulang.

Mereka berpikir lebih besar lagi, misalnya cara bagaimana suatu sistem bisa menjadi lebih baik, jenis produk baru yang diperlukan dunia, bagaimana caranya meningkatkan moral, dan hubungan-hubungan apa yang bisa dibuat.

Mereka tidak berkeberatan datang lebih awal, tinggal lebih lama atau melakukan sedikit kerja ekstra di sana dan sini agar bisa memberi lebih.

Tapi mereka tidak membiarkan pekerjaan mengendalikan hidup karena keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan penting bagi mereka.

 

2. Lapar Akan Pengetahuan

Secara harafiah, mereka merasa ada yang tidak cukup berkaitan dengan pembelajaran terkait tugas dan bidang yang sedang digeluti.

Jadi, mereka terus memburu informasi baru tentang bidang mereka yang terus berkembang.

Penajaman kemampuan-kemampuan membantu mereka tetap kompetitif dalam karier masing-masing.

3. Percaya Diri Menghadapi Badai

Ketenangan diri merupakan pelatihan, bukan sekedar ciri kepribadian, bahkan bagi orang yang paling tenang di antara kita.

Tapi hal itu layak dilatih karena seseorang yang menganggap setiap masalah sepele sebagai akhir dunia akan melelahkan bagi tim, manajer, dan dirinya sendiri.

Tidak setiap hari menjadi hari yang baik, tapi orang sekitar tahu bahwa yang penting adalah cara kita bereaksi. Berikut ini adalah nasehat agar tetap tenang di tengah sebuah krisis. Tanya Prive menuliskannya di Forbes:

“Mungkin ada hari-hari di mana masa depan merek kita mengkhawatirkan dan tidak berjalan sesuai dengan rencana. Hal ini terjadi pada bisnis apapun, baik besar dan kecil, dan hal yang terpenting adalah jangan panik.”

Salah satu tugas seseorang sebagai pemimpin adalah menjaga semangat dan mempertahankan moral tim. Jagalah tingkat kepercayaan diri dan yakinkan semua orang bahwa kegagalan itu bersifat alamiah dan yang penting adalah fokus pada sasaran yang lebih besar.”

“Sebagai seorang pemimpin, ketika tetap tenang dan percaya diri, kita akan membantu tim agar merasakan yang sama.”

“Ingatlah bahwa tim kita akan membaca gelagat dari kita, jadi jika kita menampakkan suatu tingkatan kendali dampak secara tenang, tim akan menangkap gelagat itu.”

“Sasaran utamanya adalah agar semua orang tetap menjalankan tugas dan bergerak maju.”

4. Memberi Motivasi kepada Sekitar

Kegigihan jelas menular dan sukses bisa juga menular. Orang-orang yang sukses sadar bahwa hal itu berlaku dua arah karena tidak ada orang yang melakukan apapun secara sendirian.

Demikian juga dengan manfaat ketika orang-orang di sekitar juga ikut ‘menyala’. Mereka adalah pemberi motivasi yang hebat walaupun tidak perlu menjadi karismatik.

Makalah terbitan Harvard Business Publishing pada 2015 yang bertajuk “Leading Now: Critical Capabilities for a Complex World” menjelaskan mengapa hal ini penting.

“Para pemimpin yang berhasil dalam keterlibatan yang memberi inspirasi tahu caranya menumbuhkan budaya yang menciptakan hubungan berarti antara aspirasi dan nilai-nilai dalam diri karyawan dengan yang ada dalam perusahaan.”

“Pegawai dan manajer yang merasa terhubung akan menjadi lebih kreatif dan produktif dalam pekerjaannya.”

5. Kepribadian Super

Ilmu sosial terus berkembang, sehingga kita mungkin belum mengetahui mengapa semua tentang mengapa terjadi demikian, tapi secara khusus ada ciri kepribadian yang dikenal sebagai “The Big Five” yang amat lazim ditemukan dalam diri orang-orang sukses.

Melalui Harvard Business Review, Eben Harrell menjelaskan tentang apa yang dimaksud dengan “The Big Five” atau “The Five-Factor Model.”

Harrell menuliskan, “Yang sering disebut ‘Big Five’, model 5-faktor itu, adalah seperangkat ciri kepribadian yang didapat dari penelitian secara statistik terhadap kata-kata yang lazim dipakai untuk menjelaskan ciri psikologis lintas budaya dan bahasa.”

“Kategori-kategori itu adalah keterbukaan untuk mengalami sesuatu, kecermatan (conscientiousness), ekstroversi, kemampuan bersepakat (agreeableness), dan neurotisisme.”

Tidak heran jika kemampuan kepemimpinan dan sukses memiliki korelasi dengan hampir semua yang ada dalam “Big Five” tersebut.

Sebagai catatan, ada beberapa uji daring (online) tentang “Big Five” yang tersedia bukan untuk tujuan ilmiah, tapi dapat sekedar membantu kita mengerti apa yang dimaksud.

Memang benar masih ada perdebatan tentang sejauh mana Big Five ini dapat diterapkan pada semua orang, tapi ciri kepribadian itu jelas memiliki dampak dalam unjuk kerja di tempat pekerjaan.

Tapi jangan berkecil hati jika kita tidak memiliki semuanya, karena ada karakteristik-karakteristik lain yang membantu kita untuk juga bersinar di tempat pekerjaan.

Misalnya, seorang yang introvert tidak perlu mengubah kepribadian mereka dan berpura-pura esktrovert hanya demi kemajuan. Mereka hanya perlu sedikit membuka diri sambil tetap menjaga waktu krusial sendiri.

Yang tetap harus dilakukan seseorang adalah untuk terus-menerus memoles kekuatan-kekuatan yang ada dalam diri.

 

Pelajari lebih lanjut tentang cara menjadi pengembangan kepribadian yang dapat menunjang kesuksesan hidup Anda bersama John Robert Powers Indonesia. Bagi Anda yang ada di Jakarta, Anda dapat menghubungi Dennys (Call/SMS/WA) di 0812-9719-8882

 

Iklan

Menebak Karakter dari Posisi Tidur

Salam John Robert Powers

Guys.. kali ini aku mau share tentang cara membaca karakter seseorang. Ada banyak cara untuk membaca karakter seseorang, mulai dari tulisan tangan sampai posisi tidur lho. Nah di artikel ini saya mau share tentang menebak karakter seseorang dari posisi tidurnya,

posisi tidur 2

Jika kamu tidak bisa tertidur tanpa menekuk lutut saat berbaring miring, maka kamu adalah orang yang tenang dan positif. Kamu tidak takut menyongsong masa depan bahkan bisa tersenyum meski melewati hari yang suram. Satu lagi, kamu pandai beradaptasi. Foto: ilustrasi/thinkstock”

 

posisi 3.jpeg

 

Mereka yang menyukai posisi meringkuk seperti bayi cenderung sensitif, tapi mungkin memproyeksikan diri agar terlihat tangguh dari luar,” kata Chris Idzikowski, PhD, dikutip dari Reader’s Digest. Kamu cocok dengan pekerjaan seni seperti menulis, menari, atau melukis. Foto: ilustrasi/thinkstock

posisi 4

Tidur dengan posisi perut menyentuh alas adalah tipe seorang pemimpin, menyusun rencana dengan baik, dan berinisiatif tinggi. Menurut Dr. Idzikowski, orang dengan posisi tidur ini kecenderungan orang supel. Namun tidak suka dikritik dan mengambil risiko. Foto: ilustrasi/thinkstock

posisi 5

Kemungkinan besar kamu adalah orang positif yang mencintai kehidupan dan terbiasa menjadi pusat perhatian. Akan tetapi kamu sedikit keras kepala tapi dengan cara yang rasional. Orang yang tidur dalam posisi ini sering memiliki kepribadian yang sangat kuat dan jujur. Foto: ilustrasi/thinkstock

 

posisi 6

Orang yang tidur nyenyak dengan punggung menyentuh alas cenderung bekerja di bidang transportasi dan logistik, menurut penelitian Sealy. Mereka juga sering bangun dengan perasaan bersemangat setiap harinya. Mereka juga beradaptasi dengan baik dan punya tujuan hidup yang jelas. Foto: ilustrasi/thinkstock

 

posisi 7

Tidur dengan posisi ini menggambarkan sosok yang tidak mudah diprediksi, senang berpetualang, dan juga moody. Kamu sering dilanda kesulitan dan menentukan suatu hal. Secara keseluruhan, kamu orang yang damai, tenang, dan teliti. Demikian dikutip Bright Side. Foto: ilustrasi/thinkstock

sumber : https://health.detik.com/fotohealth/d-3919825/hari-tidur-sedunia-temukan-karakter-aslimu-dari-posisi-tidur

Nah, seperti apa posisi tidurmu ?

kalau kamu ga yakin dengan artikel di atas, kamu boleh lho ikut test profile karakter kamu di John Robert Powers, supaya kamu bisa lihat jelas potret diri kamu seperti apa mulai dari karakter, cara bicara, motivasi diri, kedisiplinan, gaya kepemimpinan, gaya belajar yang efektif buat kamu seperti apa, dan sampai bisa melihat level stress kamu.

Penasaran? hubungi : Dennys 081297198882 … feel free to ask.

MAKE IT HAPPEN WITH JOHN ROBERT POWERS

Tipe Kepribadian di lihat dari cara makan

You are what you eat. Agaknya peribahasa yang satu ini memang ada benarnya. Karena kepribadian seseorang mempengaruhi preferensinya terhadap jenis-jenis makanan tertentu. Begitu pula sebaliknya, jenis makanan yang paling dikonsumsi oleh seseorang lambat laun akan ikut mempengaruhi kepribadiannya.

Tak hanya itu, menurut Juliet A. Boghossian, behavioral food expert penggagas Food-ology cara seseorang menyantap makanan pun berkaitan erat dengan tipe kepribadiannya. Setelah melakukan penelitian dan observasi selama lebih dari 20 tahun, Boghossian mengklasifikasikan karakteristik kepribadian berdasar beberapa kategori umum. Berikut penjelasannya yang dirangkum dari situs Divine Caroline.

1. Makan perlahan-lahan
Kamu selalu jadi orang yang paling akhir menghabiskan makanan saat makan bersama? Berarti kamu termasuk tipe orang yang suka makan perlahan-lahan. Kamu lebih suka menikmati makananmu lambat-lambat, memastikan tidak ada sensasi rasa yang terlewat.

Menurut hasil observasi Boghossian, tipe orang seperti ini adalah pribadi yang patuh menjalankan rutinitas, bukan jenis orang yang mau melakukan aktivitas spontan. Mereka cenderung keras kepala dan mendahulukan kepentingan diri sendiri terlebih dahulu sebelum memperhatikan kepentingan orang lain.

Sisi baiknya, orang-orang yang makan perlahan seperti kamu ini biasanya memperhatikan detail dalam mengerjakan segala hal. Dan kamu tidak pernah melakukan sesuatu tanpa perencanaan yang matang.

2. Makan terburu-buru
Orang-orang yang terbiasa makan dengan cepat biasanya kurang cakap dalam menentukan skala prioritas. Tak jarang mereka keteteran saat harus mengerjakan beberapa tugas sekaligus.

Tetapi para fast eater ini mau mengesampingkan kepentingan diri sendiri demi orang-orang yang dianggap penting dalam hidup mereka. Mereka sangat produktif dan gerak cepat dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.

3. Suka mencampur makanan
Kalau kamu suka mengaduk makananmu sebelum menyantapnya atau mencampur beberapa lauk sekaligus berikut sambal di sendok, berarti kamu termasuk tipe kepribadian yang satu ini.

Kamu adalah orang yang bisa menjalankan beberapa tanggung jawab sekaligus dengan efisien. Kamu cukup handal dalam multi tasking.

Tetapi kamu seringkali kesulitan memutuskan apa yang paling penting untuk dicapai terlebih dahulu. Kamu juga sulit berkonsentrasi pada tugas tertentu, karena terbiasa mengerjakan semuanya secara bersamaan.

4. Memisah-misahkan makanan
Seperti apa caramu menyantap burger, pizza, atau Oreo? Melahapnya langsung dalam beberapa gigitan atau memisahkannya berdasar bagian-bagian yang paling kamu sukai hingga yang paling tidak kamu sukai, baru kemudian menyantapnya satu per satu?

Kalau kamu punya kebiasaan makan seperti ini berarti kamu termasuk orang yang task oriented, fokus menyelesaikan tugas sesuai perintah yang diberikan. Kamu cenderung memilih pendekatan metodis dalam melakukan sesuatu.

Sisi negatifnya, kamu juga kurang fleksibel saat menghadapi situasi yang tidak biasa kamu alami.

5. Memotong-motong daging sebelum makan
Bagaimana caramu menyantap steak? Mengiris sepotong setiap kali atau memotong-motongnya sekaligus sebelum mulai makan? Kalau kamu termasuk jenis yang kedua berarti kamu adalah orang yang metodis, strategis, dan berpikir ke depan.

Orang dengan tipe kepribadian seperti ini sangat cocok untuk posisi yang membutuhkan pemikiran logis dan presisi seperti bidang teknik, akuntansi, atau teknologi komputer.

6. Suka mencoba makanan baru
Kamu tidak segan mencoba menu-menu makanan baru yang namanya saja terdengar asing di telinga? Atau kamu suka bereksperimen mencoba mencampur-campurkan beberapa makanan untuk menciptakan rasa yang berbeda?

Berarti kamu adalah orang yang kreatif dan tidak segan melawan arus. Sama seperti kebiasaanmu mencoba makanan baru, kamu juga tak takut mengeksplorasi hal-hal baru dalam hidup. Tetapi ini kadang membuat hidupmu jadi terlalu penuh kejutan dan tidak pasti.

Itulah analisis tipe kepribadian berdasar cara menyantap makanan yang dikemukakan oleh Juliet A. Boghossian. Termasuk tipe yang manakah kamu?

SUMBER : https://www.merdeka.com/gaya/mengungkap-tipe-kepribadian-berdasarkan-pola-makan.html

Nah di sekolah kepribadian John Robert Powers juga diajarkan mengenai etiket dan tata cara makan termasuk tata cara jamuan makan internasional. Bagaimana cara duduk dan cara-cara pakai peralatan makannya

Informasi tentang JRP bisa hubungi Dennys 081297198882 dan Maria 087823977950

Belajar Personality, karakter building and Communication di John Robert Powers

Hallo, Kembali lagi dengan saya Dennys Counselor John Robert Powers
saya kali ini akan share sedikit tentang kami dan tahap – tahap program yg ada di John Robert Powers.

Tentang Kami :

ini Sosok Mr. John Robert Powers yang merupakan Pendiri Sekolah Kepribadian
Belajar Personality, karakter building and Communication di John Robert Powers Belajar Personality, karakter building and Communication di John Robert Powers
Pada Tahun 1923, Mr. John Robert Powers mendirikan Sekolah Dengan menyusun kurikulum pengembangan Pribadi Sebagai Intisari dari Keberhasilan setiap Individu.

Powers Memiliki prinsip :
” Bahwa Tidak ada satupun pribadi yang tidak menarik, yang ada hanya orang-orang yang tidak tahu bagaiana memaksimalkan diri mereka ”
bener banget ini, jadi anda yang tidak menarik tidak usah malu , memang karena anda belum ketemu titik apa yang menarik dari diri anda, John Robert Powers akan bantu melepaskan apa yang menjadi potensi anda yang selama ini terpendam

Beliau mendedikasikan hidupnya untuk menolong orang agar dapat mengembangkan dan memanfaatkan kepribadian mereka.
Menjadi ALAMI ADALAH PESAN YANG SELALU BELIAU SAMPAIKAN.

Filosofi inilah yang dipercaya dan diajarkan oleh Sekolah John Robert Powers hingga saat ini.

Tetap alami ! Tampilkan yang terbaik dari dirimu. dari dasar itulah lahir konsep Sekolah Pengembangan Kepribadian dan Komunikasi John Robert Powers
.

 

Program-program apa saja yang ada di John Robert Powers :


Kids Program

John Robert Powers membuka Program untuk Kids dari usia 6 – 12 Tahun, basicly program anak kids ini diajarkan untuk lebih percaya diri, etika sopan santun dan juga agar tau bagaimana berani mengungkapkan pendapatnya, karena anak – anak sekarang yang pergaulannya sulit dikontrol,  oleh karena itu kita akan pantau perkembangannya di John Robert Powers agar menjadi pribadi yang baik kelak dia remaja dan sampai dewasa

Foto kegiatan Kids Program
Belajar Personality, karakter building and Communication di John Robert Powers

Belajar Personality, karakter building and Communication di John Robert Powers

Belajar Personality, karakter building and Communication di John Robert Powers

Lalu Program selanjutnya Teens Program

ini tingkatan lanjutanya dari Kids Program, Program Remaja ini lebih di perdalam lagi dalam segi Karakter dan Communication untuk nanti persiapan dia menjelang dewasa, yang dimana dibiasakan untuk anak – anak remaja memiliki Respon yang benar dan positif dalam segala hal, Program Remaja ini diajarkan untuk bagaimana anak – anak bisa membawa diri, meningkatkan motivasi dirinya, Selalu bersikap Positif, diajarkan untuk terbiasa merencanakan semua aktivitasnya entah itu study, karir ataupun uang jajanya emoticon-Ngakak (S), bisa lebih terbuka dalam komunikasi dan Dapat memilih kata2 yang tepat dan sesuai, karena anak – anak remaja sekarang bahasanya sudah tidak karuan.

Foto kegiatan Teens Program
Belajar Personality, karakter building and Communication di John Robert Powers

Belajar Personality, karakter building and Communication di John Robert Powers

Belajar Personality, karakter building and Communication di John Robert Powers

EXECUTIVE WORKSHOP

nah ini Program Executive Workshop untuk program dewasa, start dari usia 17 Tahun, Program Executive ini yang menarik, sangat banyak materi yang akan didapatkan di Program ini, karena program ini terdiri dari 5 Level, yaitu Basic Program di Level 1 – 2 dan Executive Program di Level 3 – 5, untuk garis besar programnya Belajar Personality, karakter building and Communication di John Robert Powers

Foto Kegiatan Executive Program
Belajar Personality, karakter building and Communication di John Robert Powers

Belajar Personality, karakter building and Communication di John Robert Powers

Belajar Personality, karakter building and Communication di John Robert Powers

Belajar Personality, karakter building and Communication di John Robert Powers

Sekian sudah sedikit penjelasan tentang program yang ada di John Robert Powers, Ingat Semua Pribadi itu menarik, tinggal kita sendiri yang mau atau tidak mengembangkan kepribadian kita menjadi lebih baik.
Bila kalian masih belum puas dan penasaran dengan John Robert Powers bisa datang Ke kantor kami bertemu saya di Gedung Menara Satu Sentra Kelapa Gading, lantai 3 unit 0305
bisa Hubungi saya di via call or Whatsapp ( Dennys di 081297198882 )

MAKE IT HAPPEN WITH JOHN ROBERT POWERS
GOD BLESS YOU

Apa Manfaat Belajar Pengembangan Kepribadian ?

Hai, kembali lagi dengan Saya Dennys Counselor John Robert Powers.

saya akan membahas manfaat belajar sekolah kepribadian di John Robert PowersJohn Robert Powers merupakan salah satu sekolah kepribadian yang sudah eksis di muka bumi, jadi mau sekolah kepribadian ya ke John Robert Powers .

Belajar Kepribadian itu memang penting, karena banyak yang membuat hal hal yg seharusnya kita dapat raih tapi terhambat akibat kita kurang percaya diri, kurang baik dalam komunikasi, social skill dan sebagainya, oleh karena itu sekarang banyak sekolah – sekolah kepribadian yang muncul di muka Bumi, untuk membantu kita dapat mengembangkan dan meningkatkan Kepribadian, komunikasi, penampilan dan sosial skill kita lebih baik lagi.

Apa Manfaat Belajar Pengembangan Kepribadian ?
1. Anda akan terbiasa merencanakan semua aktivitas, entah itu Studi, Karir, atau Shopping dan lain lain, Yes jadi kita akan secara tidak langsung akan lebih peka akan semua aktivitas kita, ingin terlihat lebih tertata untuk menempuh masa depan penuh harapan Apa Manfaat Belajar Pengembangan Kepribadian ?
2. Anda belajar untuk selalu menggunakan komitmen dalam setiap keputusan, jadi memiliki tanggung jawab dan sungguh – sungguh atas apa yg kita kerjakan sehingga menghasilkan yang terbaikApa Manfaat Belajar Pengembangan Kepribadian ?
3. Anda bisa jadi lebih terbuka dalam berkomunikasi dan mampu memilih kata – kata yang tepat, Karena komunikasi merupakan elemen yang sangat penting di dalam menjalin hubungan , dalam pekerjaan dan sebagainya, bila kita tidak memiliki komunikasi yang baik maka penyampaian yang ingin kita utarakan menjadi tidak efektif dan malah bisa menimbulkan masalah 

Apa Manfaat Belajar Pengembangan Kepribadian ?
4. Anda bisa belajar beradaptasi dan bersosialisai dalam lingkungan apapun, Yes betul banget jadi di lingkungan baru anda akan menjadi mudah bergaul dan Easy going, yang pasti menimpulkan kesan pertama yang Perfecto 

Apa Manfaat Belajar Pengembangan Kepribadian ?
5. Anda belajar jadi orang yang selalu haus menggali ilmu dan wawasan, ya kita sebagai manusia yg selalu berkembang, ilmu dan wawasan di otak kita juga penting, biar tidak kalah ama jaman sekarang.

Apa Manfaat Belajar Pengembangan Kepribadian ?
6. Anda bakal belajar bagaimana bisa selalu bersikap positif, memiliki sikap hati dan pikiran yang benar, jadi mudah mengontrol emosi dan selalu berpikir sebelum bertindak 

Sekian pembahasan mengenai manfaat apa saja yang akan kita dapatkan, Intinya memang setiap manusia butuh meningkatkan kualitas hidupnya untuk peningkatan karir dan sebagainya, tidak hanya sekolah akademis saja tapi juga salah satunya dengan belajar di Sekolah kepribadian John Robert Powers
Informasi tentang JRP, Hub Dennys 081297198882

 

4 Cara Persiapan Presentasi yang Efektif

Perkenalkan lagi saya Dennys Counselor John Robert Powers , kebetulan tadi siang saya melihat video dari Bpk Andrew Ardianto yang merupakan President Director John Robert Powers, Beliau memberikan tips – tips dan masukan yang bermanfaat buat kita, saya ingin share sedikit apa yang di bicarakan oleh beliau.

kali ini kita akan membahas persiapan presentasi yang efektif, bagi kalian yang mau dekat – dekat ini pengen presentasi maupun itu Presentasi dikampus, dikantor dimanapun itu,

1. Kita harus mengenali audiens kita

4 Cara Persiapan Presentasi yang Efektif

mengenali audiens sangatlah penting, kita harus membangun sebuah skill yang dimana kita dapat membaca secara tepat jenis seperti apa audiens kita, seberapa level pendidikan audiens kita dan juga penampilan merupakan aspek yang sangat penting juga, karena penampilan merupakan bentuk respect kita kepada audiens, 

2. kita harus mengenal diri kita sendiri

4 Cara Persiapan Presentasi yang Efektif

Mengenal diri sendiri, anda harus tau apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan dari diri anda sendiri , anda harus mengenali gaya bicara sendiri, apakah gaya bicaranya itu cepat atau lambat.
anda juga harus mengenali bagaimana bisa membangun sebuah MOOD, ini penting juga, 
 karena anda jangan selalu mengandalkan faktor External untuk membangun Mood anda , karena bila anda membangun Mood anda dari faktor external anda dipastikan gagal, karena apa yang terjadi di external berbeda2, kalau faktor external kita tidak sesuai dengan harapan kita, kita dipastikan gagal dan tidak bisa menyampaikan sesuatu dalam presentasi yang kita bawakan.

tapi apabila kita membangun mood kita dari diri sendiri, membangun dan menjaga emosi kita dari diri kita sendiri, kita masih bisa memastikan bahwa gaya kita akan tetap tersampaikan dengan baik dalam presentasi kita, ini penting untuk kita mengenali audiens dan diri kita sendiri emoticon-thumbsup

3. Kenali juga media yang kita gunakan

4 Cara Persiapan Presentasi yang Efektif
Sebelum kita presentasi, kenali dulu media yang akan kita gunakan, maupun menggunakan power point atau video, anda harus tau bagaimana memfungsikanya, Cobalah untuk kita datang lebih awal sebelum presentation untuk kita cek peralatan yang akan kita gunakan, contoh bila menggunakan microphone atau proyektor ketahuilah cara menggunakanya.

4. anda juga harus mengenali lingkungan yang anda ingin laksanakan presentasi

4 Cara Persiapan Presentasi yang Efektif

Kenali tempat dimana anda presentasi, misalnya anda presentasi di dalam auditorium, maka anda harus menggunakan kualitas vocal yang tepat saat ada di auditorium atau pada saat anda presentasi dalam bentuk sikap duduk teater anda harus tau bagaimana anda untuk berbagi pandangan, agar presentasi yang dibawakan dapat direspon atau di terima dengan baik oleh audiens.

 

Bagi ingin tanya2 mengenai Program Sekolah Kepribadian John Robert Powers 
bisa Hubungi saya Dennys 081297198882
website : www.jrpindonesia.com

John Robert Powers: Tawarkan Program Seumur Hidup

Dalam kurun waktu 28 tahun, John Robert Powers Indonesia telah berkiprah dan menjadi salah satu pilihan bagi pribadi-pribadi yang ingin berkembang. Apa jurusnya?

Eksistensi dan kredibilitas John Robert Powers (JRP) di bisnis pendidikan, khususnya bidang pengembangan kepribadian, memang tak perlu diragukan lagi. Sebagai pionir sekolah kepribadian di Indonesia, JRP telah sukses mengembangkan potensi dan mengarahkan setiap siswanya pada jalur pengembangan pribadi dan karier yang memang merupakan bakat dan minat mereka.

President Director John Robert Powers Indonesia Andrew Ardianto mengatakan, selama ini JRP fokus pada pengembangan kepribadian dan keterampilan berkomunikasi.

Dari pengembangan kepribadian ini banyak aspek yang dapat dikembangkan secara internal, yakni bagaimana mengenal karakter diri dan memaksimalkan potensi yang ada di dalam diri. Sedangkan secara eksternal mengembangkan kompetensi diri, seperti kemampuan bisnis dan talenta.

Mayoritas siswa JRP adalah mereka yang mencari dan menginginkan kemampuan tambahan dalam mengembangkan karier, seperti kemampuan presentasi, berbicara di depan umum, termasuk cara berkomunikasi dan negosiasi yang efektif  terhadap orang lain. “Kedua aspek inilah yang menjadi kunci sukses membangun manusia yang berkarakter. Konsep pengembangan diri tidak identik dengan penampilan, tetapi pengembangan secara luas, baik secara fisik, moral, maupun intelektual,” jelas Andrew.

Ada dua program utama yang ditawarkan JRP berdasarkan segmen pasarnya, yakni program reguler yang bersifat individu. Siapa pun dimungkinkan mengikuti program ini dan bentuknya merupakan kelas publik. Sementara program lainnya menyasar korporat, mulai dari perusahaan swasta, BUMN, bahkan sampai lembaga pemerintah.

Segmentasi demografi konsumen yang dibidik JRP sangat luas. Berdasarkan pendidikan, mulai dari SD, bahkan mereka yang belum masuk SD pun bisa ikut, asalkan dapat baca dan tulis, karena JRP memiliki program anak-anak, remaja, dan dewasa. Sementara dari sisi SES, JRP sebagai lembaga waralaba asing tentunya membidik pasar menengah ke atas.

Dalam proses belajar dan mengajar, JRP memprioritaskan bahasa utama dalam bahasa Indonesia. Tapi bagi konsumen yang menginginkan bahasa asing, JRP tetap akan mengakomodir kebutuhan mereka. Pasalnya, JRP memiliki ratusan tenaga pengajar yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan kompetensi dan keahlian di bidang yang berbeda-beda.

Tak dipungkiri Andrew, JRP memang tak pernah memberi jaminan akan perubahan sikap seseorang. Keberhasilannya ditentukan oleh bagaimana siswa mempraktikkan setiap arahan yang diberikan JRP dalam kebiasaan sehari-hari.

141616visual pose 3 Mengenai siswa yang mengambil Life Time Program, ia juga mengatakan, mereka tak perlu khawatir. Selagi sekolah JRP berdiri, semua siswa Life Time Program memiliki kesempatan untuk terus mengikuti program-program yang disiapkan.

Saat ini JRP Indonesia sudah memiliki 7 kantor cabang di 6 kota, meliputi  Jakarta, Tangerang, Surabaya, Denpasar, Medan, dan Makassar. Kendati bersifat waralaba, JRP dikelola di bawah kendali satu manajemen yang lisensinya dipegang oleh Indayati Oetomo. Tujuannya menjaga agar lembaga ini tetap memiliki visi dan passion yang sama.

Strategi pemasaran sendiri dilakukan di setiap area. Setiap cabang diberi tanggung jawab untuk memasarkan di wilayah-wilayah operasional. Misalkan, cabang Makassar dan Denpasar diberi kewenangan untuk merangkul konsumen di area Indonesia bagian timur. Strategi promosi dilakukan baik melalui ATL dengan beriklan di televisi, maupun media cetak. Sementara di ranah BTL dilakukan kegiatan seminar publik dan pameran.

Menyoal pertumbuhan bisnis JRP, Andrew mengungkapkan, lembaga yang ditukanginya mampu bertumbuh secara baik dengan rata-rata 20% per tahun dan mampu berkontribusi sekitar 35%–40% dari total bisnis JRP di Asia-Pasifik.

Diprediksi menjelang pesta demokrasi 2014, pertumbuhan akan semakin meningkat mencapai sekitar 25% mengingat banyak politisi atau calon legislatif di Indonesia yang membutuhkan pengembangan diri.

“Kami membuka kelas-kelas kepribadian khusus bagi para politikus. Nantinya mereka akan diajarkan berbagai ilmu tentang bagaimana menjadi pemimpin berwawasan, beretika, dan mampu menyampaikan pendapat yang sesuai dengan norma-norma,” papar Andrew yang menjabat juga sebagai Curriculum Director JRP.

Sukses menjadi sekolah kepribadian terkemuka tidak membuat JRP berpuas diri. Beragam strategi telah dipersiapkan untuk berbenah dan menjawab tantangan di masa datang. Apalagi bisnis sekolah kepribadian tergolong bisnis intangible, karena tidak ada jaminan dalam perubahan diri.

Alhasil, JRP perlu melakukan personal approach guna membuka mental para siswa, tentunya juga harus menjaga relevansi antara materi-materi pengembangan kepribadian dan komunikasi yang disesuaikan dengan perkembangan zaman dan teknologi.

Apa Itu John Robert Powers

John Robert Powers adalah Lembaga Pendidikan yang memberikan pelatihan Pengembangan Pribadi. Pada intinya John Robert Powers mengajarkan hal-hal yang berkaitan dengan Pengembangan Pribadi (Personality Development) dan Komunikasi (Communication). Kedua poin tersebut merupakan kebutuhan setiap individu dan bukan hanya bagi kaum wanita ataupun profesi model saja.

Program yang di ajarkan:

1. PERSONAL GROWTH:
Hampir semua individu, apabila sanggup berkata jujur, umumnya tidak mengenali serta memahami dirinya sendiri. Hal ini terbukti dengan masih seringnya mereka bersikap di luar kontrol, bahkan berperilaku yang tidak sesuai tanpa mereka sadari. Pada dasarnya, kepribadian seseorang tercermin dari sikap, perilaku dan tutur bahasa yang digunakan. Karena itu, pengenalan akan diri sendiri sangatlah penting bagi setiap individu agar dapat menempatkan diri dan dapat diterima oleh berbagai macam lingkungan serta beragam karakteristik individu.

Keserasian hubungan dalam lingkungan akan membuahkan manfaat apabila masing-masing individu memiliki kepekaan terhadap keadaan yang diharapkan oleh lingkungan tersebut. Untuk dapat menciptakan keserasian hubungan antar individu dibutuhkan pemahaman akan konsep diri yang tepat. Konsep diri yang tepat membantu individu untuk menyadari siapa dirinya (sisi positif dan negatif), dalam posisi mana dia berada, serta apa yang boleh dan tidak boleh dilakukannya. Dengan kata lain, konsep diri yang tepat merupakan alat kontrol bagi sikap dan perilaku seseorang.

Inti Program Personality Development (Pengembangan Pribadi) John Robert Powers adalah mempelajari cara memahami diri sendiri baik secara fisik, moral maupun kemampuan berpikir. Melalui pemahaman diri yang tepat diharapkan masing-masing individu mampu menekan/mengurangi sisi-sisi negatif dan meningkatkan sisi-sisi positif.
Personality Development John Robert Powers merupakan program dasar yang harus diikuti sebelum seseorang memperoleh ketrampilan-ketrampilan lain. Melalui penguasaan program dasar tersebut, diharapkan seseorang sudah lebih mengenal “siapa dirinya”, memperbaiki penampilan dengan pemahaman tentang etika berbusana yang tepat, serta menguasai teknik berbicara dan bersikap melalui pemahaman tentang etika percakapan dan pergaulan.

Efektifitas program tersebut sangat tergantung pada seberapa jauh siswa dapat menerima dirinya dan seberapa besar keinginannya untuk berubah.

2. COMMUNICATION:
Hasil penelitian beberapa ahli mengatakan bahwa ketakutan sebagian orang untuk berbicara di depan umum lebih besar dibandingkan ketakutan untuk menghadapi kematian, sehingga banyak orang enggan dan kehilangan kepercayaan diri ketika harus berdiri berbicara di hadapan sejumlah orang.

Program Public Communication John Robert Powers melatih individu untuk memiliki ketrampilan berbicara layaknya seorang professional speaker. Konsep yang mengatakan bahwa seorang speaker adalah “dilahirkan“ (talented) tidak pernah ada di dalam program Public Communication John Robert Powers; yang ada hanyalah bagaimana seseorang memahami teori komunikasi secara benar, penguasaan olah vokal dan pemahaman tentang dampak psikologis suatu presentasi terhadap pendengar/audience. Seorang presenter harus memahami latar belakang dirinya serta latar belakang audience yang akan dihadapi, agar tidak terjadi distorsi dan memperoleh hasil yang optimal.

Kita harus menyadari bahwa apapun profesi kita, kemampuan presentasi merupakan tuntutan agar orang lain mengenal kita secara pribadi sekaligus produk atau perusahaan yang kita wakili.
Dunia bisnis saat ini menuntut penjual untuk mengenalkan produk terlebih dulu sebagai landasan pertimbangan bagi customer untuk membeli sebuah produk. Peserta Program Public Communication John Robert Powers diharapkan memiliki kemampuan sebagai professional presenter yang mengerti akan tuntutan dunia bisnis saat ini. Kemampuan ini akan mempermudah mereka dalam mengembangkan apapun bidang yang sedang mereka tekuni, baik sebagai eksekutif, master of ceremony, broadcaster maupun entertainer.
3. PROFILING: Melalui profiling yang dilakukan oleh JRP, maka setiap individu dapat dibantu untuk mengenali karakter maupun kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pada dasarnya, setiap manusia memiliki lebih dari 1 kemampuan (multi-talent). Namun untuk melihat  pribadi calon karyawan saat  Perusahaan melakukan perekrutan , seringkali dilakukan test kepribadian yang menghasilkan labeling ( mematok seseorang ) , yaitu “seseorang harus bekerja semata-mata berdasarkan bakat tanpa memperhatikan kemungkinan-kemungkinan yang lain”.

Kelemahan dari cara tersebut mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan karyawan dalam perusahaan. Akibatnya mereka tidak memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi kemampuan-kemampuan lainnya yang mungkin masih belum nampak.
Pada akhirnya, kita akan menjumpai banyak orang yang hanya bekerja di 1 (satu) posisi saja dari semenjak awal sampai akhir karirnya. Dan orang tersebut hanya memiliki jenjang karir yang monoton, dan juga
dapat berakibat terjadinya penurunan motivasi serta produktivitas kerja dari karyawan. Melalui profiling yang dilakukan oleh JRP, maka setiap individu dapat dibantu untuk mengenali karakter maupun kelebihan dan kekurangan masing-masing. Perusahaan pun dapat lebih mudah mengarahkan untuk jenjang karir individu tersebut, dengan posisi yang dapat bervariasi, sehingga karyawan pun dapat dipersiapkan untuk menjadi seorang leader yang kompeten.
4. Consultancy:
JRP sebagai Human Resources Development yang sudah berpengalaman selama 25 tahun terdiri dari tenaga-tenaga ahli, baik sebagai fasilitator, mentor serta praktisi-praktisi manajemen yang sudah berpengalaman cukup lama dalam dunia bisnis. Sebagai praktisi dalam dunia bisnis mereka memahami bagaimana proses management dilakukan dalam Perusahaan, serta bagaimana mengatasi permasalahan – permasalahan yang terjadi di dalam Perusahaan tersebut.

Dari pengalaman praktis dan kemampuan tenaga-tenaga ahli tersebut, JRP menawarkan jasa Konsultasi dalam persoalan yang dihadapi Perusahaan, diantaranya:

  • Pembuatan Visi-Misi
  • Kultur Perusahaan ( Corporate Culture )
  • Penanganan Manajemen ( Problem Solution )
  • Penataan tugas dan tanggung jawab karyawan ( Job-Desc )
  • Company Branding

5.  COACHING : Melalui COACHING diharapkan karyawan bukan hanya dilatih secara teoritis tetapi mereka perlu memahami bagaimana praktek serta kendala yang dihadapi di lapangan dengan batas waktu sesuai kesepakatan yang ditentukan oleh Perusahaan dengan pihak JRP.
Coaching dilaksanakan untuk mengukur sejauh mana
efektifitas pelatihan yang telah diterima oleh karyawan dan dilaksanakan setelah kurun waktu yang ditentukan sesuai module.
6. MANAGEMENT TRAINEE: Mempersiapkan Para Pemimpin Masa Depan di Perusahaan yang memiliki kepribadian serta memiliki keterampilan-keterampilan yang tepat yang diperlukan, sehingga dapat menjadi the right person with the right skill in the right job at the right time.  Keunggulan:
Program ini dilaksanakan lebih praktis/aplikatif dengan pendampingan oleh praktisi implementer dan advisor dari perusahaan, sehingga dapat medorong para MT melakukan pembelajaran secara langsung dengan keterampilan-keterampilan, perilaku dan pengetahuan yang terus berkembang dan terintegrasi, dengan program evaluasi untuk memastikan MT terus tumbuh dan berkembang di jalur yang tepat sampai kepada proyek akhir penempatan.
7.  RESEARCH: Salah satu indikasi keberhasilan perusahaan terlihat dari kemampuannya dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan harapan para pelanggannya. Diperlukan suatu cara yang tepat bagi perusahaan untuk dapat mengevaluasi kemampuannya dalam melayani pelanggan.
John Robert Powers dapat membantu perusahaan dalam memberikan evaluasi yang objective dan tepat dalam mengevaluasi keberhasilan perusahaan dalam memberikan pelayanan prima bagi pelanggannya melalui suatu kegiatan riset. Selain itu hasil riset ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci pelayanan prima yang telah dilakukan dengan baik dan benar, serta faktor-faktor kunci pelayanan prima yang perlu diperbaiki.
Research dibutuhkan juga untuk mengukur seberapa luas pengenalan pasar terhadap Company Brand ( Brand Awareness ).
Secara umum, John Robert Powers dapat membantu perusahaan dalam:

  1. Melakukan riset KOMPETENSI PELAYANAN PRIMA, dengan menitikberatkan pada:
    • Kemampuan KOMUNIKASI kepada pelanggan
    • Kemampuan MENGENDALIKAN DIRI saat bekerja
    • Kemampuan MENJELASKAN dan HANDLING COMPLAINT
  2. Melakukan riset KEPUASAN PELANGGAN  dengan menggunakan customer sebagai sumber pembahasan.
  3. Melakukan riset faktor-faktor yang menghambat HUBUNGAN  ANTARA STAF DENGAN PELANGGAN
  4. Melakukan riset seberapa efektif STRATEGI PERUSAHAAN UNTUK MEMBANGUN IMAGE di masyarakat .

8. RECRUITMENT: Perekrutan dapat diserahkan kepada tim JRP lengkap dengan profiling sesuai yang diharapkan Perusahaan atau masing-masing divisi

9. ENGLISH PROFICIENCY PROGRAM:
Program Mahir Berbahasa Inggris yang dilaksanakan oleh JRP sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik perusahaan.
Tujuan:

  • Meningkatkan Kemandirian Pribadi dan Kepercayaan Diri.
  • Meningkatkan Pengetahuan dan Penggunaan Bahasa Inggris dengan tingkat kemahiran tertentu.
  • Mengembangkan kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris.
  • Mengembangkan kemampuan untuk menerapkan struktur dan fungsi Bahasa Inggris untuk diterapkan pada situasi yang bermakna dan praktis.

Manfaat:

  • Tes penempatan yang akurat akan menentukan level kemahiran berbahasa Inggris para peserta.
  • Adanya program kemahiran berbahasa Inggris dengan level yang berbeda-beda akan memastikan bahwa seluruh materi sesuai dengan tingkat pengetahuan para peserta.
  • Lingkungan kelas yang interaktif berfokus pada membaca, menulis, mendengar, berbicara, dan lain-lain.
  • Pelatihan fonetik, pengucapan dan artikulasi.
  • Kelas Percakapan berfokus pada aplikasi praktis bahasa Inggris, serta meningkatkan kepercayaan diri peserta saat berbicara dalam bahasa Inggris.